June 15, 2020

Persib Bandung Tetap Bersiap Meski Kompetisi Belum Jelas

PSSI sudah memberi sinyal bakal kembali menggelar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020, di tengah pandemi virus corona. Hal tersebut diinformasikan kepada seluruh klub, beberapa waktu lalu.

Liga 1 bakal kembali diputar pada September, sementara Liga 2 akan digulirkan dari awal, pada Oktober. Hanya saja, hingga kini belum ada konfirmasi ulang terkait kelanjutan kompetisi tersebut.

Kondisi ini tentu membuat klub harus berpikir bagaimana mengatur persiapan tim mereka, termasuk tim Liga 1, Persib Bandung. Pelatih Robert Alberts memastikan dirinya tetap menyusun rencana, sembari menunggu kejelasan.

“Sampai sekarang belum ada kabar jika kompetisi akan bergulir kembali. Sekarang kami semua sedang berpikir, dan merumuskan waktu yang tepat untuk memulai latihan kembali,” papar Robert, dikutip laman resmi Persib.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi baru saja mengukuhkan susunan kepengurusan yang baru. Sementara PSSI mengatakan bahwa mereka masih butuh waktu untuk membuat formula kompetisi.

Ada pun, Robert tetap berpikir bahwa liga akan tetap digulirkan tahun ini, di tengah kebiasaan ‘new normal’, yang menyesuaikan keadaan dengan adanya pandemi saat ini, meski waktunya belum jelas.

“Tapi, saya tetap berpikir positif dan berharap kompetisi akan bergulir lagi secepatnya. Setidaknya di bulan Agustus, atau September,” ucap pelatih berkebangsaan Belanda tersebut.

Sementara itu, gelandang naturalisasi Persib Esteban Vizcarra, tetap rutin menjalankan program latihan mandiri yang diberikan oleh tim pelatih Maung Bandung. Sama seperti kebanyakan pemain, Vizcarra berharap liga segera digulirkan.

“Saya latihan terus setiap hari karena kompetisi pasti ada. Mudah-mudahan segera mulai kembali. Tapi, saya harus siap saat mulai latihan, dan fisik harus tetap bagus. Kondisi saat ini, selalu berpikir positif saja,” tutur pemain berdarah Argentina itu.

Beberapa kebijakan baru yang direncanakan PSSI untuk menggelar kembali liga antara lain, tidak adanya degradasi untuk musim ini, sentralisasi pertandingan di Pulau Jawa, hingga ada usulan yang bakal mewajibkan pemain U-20, demi kepentingan Piala Dunia U-20 tahun depan, di Indonesia.

Penyesuaian soal kompetisi ini juga melibatkan bagaimana keinginan dari asosiasi pelatih di Indonesia, yang dihimpun oleh APSSI, hingga asosiasi pemain (APPI). Keputusan bagaimana kompetisi bakal dilanjutkan, ditentukan oleh rapat Komite Eksekutif (Exco), yang masih ditunggu kapan.